Minggu, 08 Mei 2011

Menjaring Bintang

Menjaring Bintang

(Manusia dan Harapan)

Setiap individu pasti memiliki harapan dan cita-cita yang berbeda-beda. Tingginya harapan setiap individu juga berbeda-beda tergantung dari harapannya masing-masing.

Harapan berasal dari kata harap, artinya keinginan supaya sesuatu terjadi. Yang memiliki harapan atau keinginan itu hati dan putus harapan berarti putus asa.

Harapan artinya keinginan yang belum terwujud. Setiap orang mempunyai harapan. Tanpa harapan manusia tidak ada artinya sebagai manusia. Manusia yang tidak mempunyai harapan berarti tidak dapat diharapkan lagi.

Seorang seniman jalanan baik pengamen ataupun pelukis jalanan pasti mempunyai harapan kelak suatu hari nanti mereka dapat hidup layak dan karya mereka dapat dinikmati oleh orang banyak dan mungkin dapat berkeluarga dan menghidupi keluarganya lebih baik. Untuk memenuhi harapan itu mereka harus bekerja keras dengan cara menciptakan karya-karya yang baik dan mampu diterima oleh masyarakat luas.

Oleh karena itu untuk mewujudkan harapan dan cita-cita setiap individu harus melakukan langkah-langkah yang benar untuk mewujudkan harapan tersebut. Dan kita juga harus siap jika harapan atau cita-cita yang kita inginkan tidak membuahkan hasil yang baik atau malah gagal. Tidak menyerah dan bekerja keras adalah cara yang ampuh untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang diinginkan.

Rasa Khawatir

Rasa Khawatir

(Manusia dan Kegelisahan)

Kegelisahan adalah keadaan dimana seseorang merasa takut, khawatir atau tertekan akan sesuatu. Umumnya orang yang sedang tegang atau gelisah melakukan hal- hal yang tidak biasa dia lakukan seperti berjalan mondar-mandir, duduk termenung sambil memegang kepalanya dan berbagai hal lain yang mungkin dapat membingungkan orang yang melihatnya.

Apabila di kaji, sebab-sebab orang gelisah adalah karena mereka takut kehilangan berbagai macam haknya seperti hak untuk hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan dan lain-lain.
contohnya: Seorang maling yang baru melancarkan operasinya pada malam sebelumnya. Ketika korban yang dicuri barang-barangnya sadar bahwa rumahnya kemalingan, secara otomatis si maling yang bersangkutan akan merasa gelisah, takut dan khawatir akan dirinya jika ketahuan. Padahal belum tentu si korban akan dapat menemukan si maling tersebut atau rumah si maling dan si korban berjauhan. Contoh lainnya adalah ketika seseorang diteror oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Misalnya teror bom yang belum tentu benar kepastiannya. Pasti orang yang diteror akan merasa takut dan khawatir walaupun mungkin itu hanya sebuah teror yang dilakukan oleh orang iseng.

Dari contoh yang ada, untuk mengatasi kegelisahan ini peratama-tama harus mulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu, yaitu kita harus bersikap tenang, dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang sehingga kesulitan dapat kita atasi. Sedangkan cara yang paling ampuh untuk mengatasi kegelisahan adalah dengan berserah diri kepada Tuhan dan khusus contoh yang pertama (maling) sebaiknya jangan dilakukan jika tidak ingin merasakan kegelisahan dan beresiko tinggi.

Sirine, Api dan Nyawa

Sirine, Api dan Nyawa

(Manusia dan Tanggung Jawab)

Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.

Kita ambil contoh dari para petugas kita yang sangat berani dan selalu mempertaruhkan nyawa mereka setiap kali bekerja. Ya merekalah para petugas pemadam kebakaran. Setiap kali sirine atau telepon kantor mereka berbunyi, mereka harus siap dan langsung tanggap terhadap apa yang terjadi. Banyak pahit dari pada manisnya menjadi petugas pemadam kebakaran seperti mereka, tidak sedikit yang terluka bahkan tewas atas keganasan api yang harus mereka padamkan. Bahkan banyak juga jadi mereka yang mendapat caci maki dari warga yang rumahnya hangus terbakar. Itulah resiko yang harus mereka hadapi dalam pekerjaan mereka dan mereka menjalanainya sebagai sebuah tanggung jawab yang memang harus dilakukan walaupun harus mempertaruhkan nyawa mereka sendiri.

Seharusnya kita dapat mengambil contoh dari mereka yang sungguh-sungguh menjalani tanggung jawab kita miliki masing-masing baik sebagai kepala rumah tangga, guru, pelajar dan lain sebagainya.

Hitam dan Putih

Hitam dan Putih
(Manusia dan Pandangan Hidup)


Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu dapat menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya.

Misalnya saja pandangan terhadap seni tato. Bagi orang-orang awam, tato itu selalu identik dengan hal yang berbau kriminal, premanitas, pola hidup yang tidak beraturan dan orang yang tidak bisa diatur. Tapi bagi orang yang mengerti tato atau seorang seniman, tato adalah hasil seni karya tinggi manusia yang ingin mereka abadikan ditubuh mereka, toh tidak keseluruhan dari pemakai seni tato adalah orang-orang yang memiliki reputasi jelek atau negatif. Malah kebanyakan dari mereka adalah orang yang kreatif, punya rasa kepedulian yang tinggi dan ramah. Ya memang semua itu tergantung dari individunya masing-masing juga.

Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memeperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukaan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.
pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Yaitu dengan cara:
(1) Mengenal
(2) Mengerti
(3) Menghayati
(4) Meyakini
(5) Mengabdi

Kejujuran dan Kecurangan

Kejujuran dan Kecurangan

(Manusia dan Keadilan)

Dalam kehidupan, setiap manusia pasti pernah menemukan perlakuan yang tidak adil atau bahkan sebaliknya yaitu melakukan hal yang tidak adil. Dimana pada setiap diri manusia pasti terdapat dorongan atau keinginan untuk berbuat kebaikan “jujur”. Tetapi terkadang untuk melakukan kejujuran sangatlah tidak mudah dan selalui dibenturkan oleh permasalahan – permasalahan dan kendala yang dihadapinya yang kesemuanya disebabkan oleh berbagai sebab, seperti keadaan atau situasi, permasalahan teknis hingga bahkan sikap moral.

Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki “hak dan kewajiban”, dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri.

Keadilan pada dasarnya merupakan sebuah kebutuhan mutlak bagi setiap manusia dibumi ini dan tidak akan mungkin dapat dipisahkan dari kehidupan. Menurut Aristoteles, keadilan akan dapat terwujud jika hal – hal yang sama diperlakukan secara sama dan sebaliknya, hal – hal yang tidak semestinya diperlakukan tidak semestinya pula. Dimana keadilan memiliki cirri antara lain ; tidak memihak, seimbang dan melihat segalanya sesuai dengan proporsinya baik secara hak dan kewajiban dan sebanding dengan moralitas. Arti moralitas disini adalah sama antara perbuatan yang dilakukan dan ganjaran yang diterimanya. Dengan kata lain keadilan itu sendiri dapat bersifat hukum.

Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan kecurangan (ketidak adilan) antara lain ;

1. Faktor ekonomi. Setiap berhak hidup layah dan membahagiakan dirinya. Terkadang untuk mewujudkan hal tersebut kita sebagai mahluk lemah, tempat salah dan dosa, sangat rentan sekali dengan hal – hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita inginkan dan pikirkan. Menghalalkan segala cara untuk mencapai sebuah tujuan semu tanpa melihat orang lain disekelilingnya.

2. Faktor Peradaban dan Kebudayaan sangat mempengaruhi dari sikapdan mentalitas individu yang terdapat didalamnya “system kebudayaan” meski terkadang halini tidak selalu mutlak. Keadilan dan kecurangan merupakan sikap mental yang membutuhkan keberanian dan sportifitas. Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya pergeseran nurani hamper pada setiapindividu didalamnya sehingga sangat sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakan keadilan.

3. Teknis. Hal ini juga sangat dapat menentukan arah kebijakan bahkan keadilan itu sendiri. Terkadang untuk dapat bersikapadil,kita pun mengedepankan aspek perasaan atau kekeluargaan sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan. Atau bahkan mempertahankan keadilan kita sendiri harus bersikap salah dan berkata bohong agar tidak melukai perasaan orang lain. Dengan kata lian kita sebagai bangsa timur yang sangat sopan dan santun..

Keadilan dan kecurangaan atau ketidakadilan tidak akan dapat berjalan dalam waktu bersamaan karena kedua sangat bertolak belakang dan berseberangan. Oleh karena itu sebagai manusia seharusnya kita dapat menilai dan memilih mana yang harus diambil dari norma tersebut.

Koin Kehidupan

Koin Kehidupan

(Manusia dan Penderitaan)

Penderitaan merupakan sebuah kejadian tidak mengenakkan yang pasti akan dialami atau pernah dialami oleh setiap individu. Setiap individu pasti memiliki level penderitaan yang berbeda-beda dan level itu juga tergantung pada setiap individu yang mengalaminya karena belum tentu juga suatu penderitaan yang dialami seseorang merupakan penderitaan juga bagi orang lain.

Tapi saya akan mengambil contoh penderitaan dari seorang pengemis tua yang memang sudah tidak mampu bekerja. Mereka adalah orang-orang yang seharusnya ditanggung oleh pemerintah biaya hidupnya. Penderitaan pengemis-pengemis tua ini seharusnya bisa diminimalisir jika saja pemerintah dan orang-orang sekitar baik tetangga maupun anaknya sendiri peduli kepada mereka. Para pengemis tua ini sangat sering kita temui di setiap persimpangan jalan, pasar, persimpangan lampu merah bahkan mereka suka terlihat juga di lingkungan pemukiman warga untuk meminta-minta. Mereka mengumpulkan koin demi koin uang 500 rupiah hanya untuk makan sehari-hari, itu pun mungkin hanya makan sekali dalam sehari bahkan bisa saja mereka tidak makan dalam sehari. Untuk beristirahat pun mereka harus melawan dinginnya udara malam karena memang mereka tidak memiliki tempat tinggal. Mereka biasa tidur di depan toko, warung bahkan di tumpukkan kardus. Ya itulah mereka para pengemis yang kehidupannya tidak menentu, banyak juga dari mereka yang memang dipaksa oleh orang-orang tertentu untuk mengemis bahkan ada beberapa yang dipaksa oleh anaknya sendiri.

Sudah sepatutnya kita mensyukuri hidup kita yang sekarang, jika dibandingkan dengan mereka, kita ini terlalu beruntung. Jika kita sudah berhasil kelak jangan lupakan dan menelantarkan orang tua kita, sebab merekalah yang sangat berjasa atas keberhasilan kita.

Bumi

Bumi

(Manusia dan Keindahan)

Tak bisa di pungkiri bahwa manusia adalah makhluk sempurna di antara mkhluk-mkhluk ciptaan Tuhan yang lainnya seperti Hewan dan Tumbuhan. Dan manusia diciptakan dan ditempatkan di bumi sebagai makhluk sosial yang hidup berdampingan dengan manusia dan makhluk lainnya.

Manusia juga memiliki akal yang membuat mereka dapat berfikir dan memanfaatkan sesuatu benda atau apapun itu. Buktinya manusia dapat meciptakan dan menemukan penemuan ataupun tekhnologi baru yang hanya bisa di wujudkan oleh manusia.

Tapi sadarkah mereka bahwa keseluruhan penemuan-penemuan itu didapat atas campur tangan dari makhluk-makhluk lain seperti hewan dan tumbuhan. Misalnya saja tisu atau kertas yang biasa dipakai manusia, sadarkah mereka bahwa bahan dasar untuk membuat kertas adalah pohon. Kalau saja pohon tidak diciptakan mungkin manusia tidak akan pernah mengenal yang namanya kertas. Sekarang ini manusia sudah lupa akan makhluk-makhluk yang membantu mereka itu, mereka tidak pernah memikirkan untuk melestarikan dan menjaga jumlah sumber daya yang ada. Manusia hanya memakai sumberdaya untuk kepentingan sendiri tanpa memikirkan dampak apa yang akan timbul nanti.

Sudah seharusnya manusia sadar akan tempat mereka tinggal yaitu Bumi. Bumi yang kita tinggali ini sudah mulai tua dan menunjukkan gejala-gejala kerusakan seperti iklim yang tidak menentu akibat pemanasan global yang disebabkan oleh ulah manusia dan banjir serta tanah longsor. Sudah saatnya manusia sadar akan lingkungan dan menjaga bumi kita dengan menanam pohon, memakai sumber daya secukupnya, melestarikan, membuang sampah pada tempatnya dan tidak memburu secara berlebihan. Bumi pasti lebih indah jika setiap komponen yang ada di dalamnya seperti manusia, hewan, tumbuhan, air dan udara dapat hidup berdampingan, menjaga dan saling menghargai satu dengan yang lainnya.

Senin, 14 Maret 2011

Kekerasan dalam Pacaran

Kekerasan Dalam Pacaran

(Ilmu Budaya Dasar)



Kekerasan dalam pacaran? Yang bener tuh? Mau ngalahin KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) ya? Mungkin judul yang ada terdengar aneh. Tapi penulis memang memilih judul ini untuk menyampaikan informasi pada pembaca tentang kekerasan dalam pacaran.

Siapa sih yang gak kenal kata pacaran? Sekarang ini kata pacaran sudah dapat dimengerti oleh kalangan masyarakat, bahkan oleh anak-anak usia TK. Ya informasi tentang pacaran itu mereka dapat dari media televisi yang sering mereka tonton. Banyak dampak yang muncul dari informasi ini, kebanyakan ya berdampak buruk. Khususnya kepada mereka yang memang belum cukup umur untuk menjalin pacaran. Akhirnya malah menjerumuskan mereka kapada sex bebas. Selain itu banyak juga terjadi kasus-kasus penganiayaan terhadap pasangannya sendiri. Kasus ini kebanyakan dialami oleh kaum wanita.

Sebenarnya kasus kekerasan dalam pacaran sangat banyak, hanya saja kasus ini tidak pernah terdengar sampai ke masyarakat. Kekerasan dalam pacaran itu bisa dalam bentuk bermacam-macam seperti: pemaksaan, pemerasan, penganiayaan dan masih banyak lagi. Kekerasan dalam pacaran terjadi karena beberapa sebab seperti: pasangan yang memang pacaran hanya untuk menyalurkan nafsu saja, dari sifat pasangan yang memang tempramental yang suka memarahi pasangannya hanya karena hal-hal kecil dan masih banyak lagi penyebab kekerasan dalam pacaran itu.

Jadi jika anda mengalami kasus-kasus kekerasan dalam pacaran cara efektifnya adalah jangan takut untuk berkata tidak, berceita lah kepada orang tua tentang masalah yang dihadapi, bercerita dan mintalah pendapat dari teman atau sahabat dan janga takut untuk melaporkan ke pihak berwajib jika pasangan anda melakukan kekerasan dalam pacaran.

Sabtu, 05 Maret 2011

Kemajuan Telekomunikasi

Kemajuan Telekomunikasi

(Nilai-nilai yang berkaitan dengan kemajuan teknologi)

“Halo Rani, apa kabar? Gimana kuliah kamu di Jogja? Kami di Jakarta rindu sama kamu”. Kalimat di atas mungkin masih sering kita temukan pada tahun 90-an dalam sebuah surat yang biasa di kirimkan oleh teman ataupun keluarga. Ya, ntuk menjalin silaturahmi kepada teman ataupun saudara yang berjauhan kita harus mengirim surat kemereka, dan itu pun harus menunggu beberapa hari hingga surat itu sampai kepada yang dituju.

Nah ada lagi media yang lumayan praktis yang muncul pada tahun 90-an juga, yaitu “Pager”. Ya, “Pager” bukannya pager yang ini . Pager yang dimaksud yaitu alat telekomunikasi pribadi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Pager merupakan radio panggil numerik satu arah hanya dapat menerima pesan yang terdiri dari beberapa digit saja, layaknya sebuah telepon genggam yang digunakan penggunanya untuk mengirim pesan (sms). Cuma untuk proses penggunaannya tidak se-praktis seperti halnya pesan sms yang sekarang kita kenal. Ya, untuk mengirim pesan ke Pager yang dituju kita harus menelpon ke operator layanan Pager si pemilik untuk menyebutkan isi pesan dan nomor tujuan si pemilik Pager.

Bisa dibayangkan bagaimana repotnya untuk mengirimkan kabar ke orang lain pada waktu itu. Di bandingkan sekarang ini, kita dapat mengirimkan pesan singkat (sms), pesan multimedia (mms) bahkan akses internet hanya dengan menggunakan telepon genggam (handphone). Sebuah perekembangan pasti mempunyai dampak yang baik maupun yang buruk. Dampak baiknya adalah adanya kemudahan komunikasi yang diperoleh tanpa ada halangan jarak, sedangkan dampak buruknya adalah banyaknya penipuan ataupun kejahatan melalui media ponsel dan menurunnya nilai silaturahmi.

Minggu, 09 Januari 2011

Ilmu yang mendasari dari Ilmu Sosial Dasar, Ilmu Budaya Dasar, dan Ilmu Alamiah Dasar

Agung Pratama Putra
17110161
4KA18

Pada dasarnya ilmu pengetahuan dibagi menjadi 3 kelompok besar yaitu :

1. Ilmu sosial dasar
2. Ilmu budaya dasar
3. Ilmu alamiah dasar

Ilmu sosial dasar adalah ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100% benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat berubah dari saat ke saat.

Berikut ini ilmu-ilmu yang mendasari ilmu sosial dasar, yaitu:
- Ilmu Sosiologi
- Ilmu Ekonomi
- Ilmu Politik
- Ilmu Antropologi
- Ilmu Sejarah
- Ilmu Psykologi
- Ilmu Geografi
- Ilmu kriminologi

Ilmu budaya dasar adalah bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.

Berikut ini ilmu-ilmu yang mendasari ilmu budaya dasar:
- Ilmu Bahasa
- Ilmu Agama
- Ilmu Kesusastraan
- Ilmu Kesenian

Ilmu alamiah dasar adalah ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100% benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat berubah dari saat ke saat.

Berikut ini ilmu-ilmu yang mendasari ilmu alamiah dasar:
- Ilmu Fisika
- Ilmu Kimia
- Ilmu astronomi
- Ilmu biologi
- Ilmu geologi

source: Google - ing.

Sabtu, 08 Januari 2011

Pentingnya Manajemen Kontrol Pada Sistem

Keamanan sistem mengacu pada perlindungan semua informasi atau aset yang ada dalam sebuah sistem dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Aset sendiri terbagi 2 yaitu:

1.Aset fisik, meliputi:

a. Personnel
b. Hardware (termasuk media penyimpanan, dan periperalnya)
c. Fasilitas
d. Dokumentasi dan
e. Supplies

2. Aset Logika
a. Data / Informasi dan
b. Sofware (Sistem dan Aplikasi)

Dan sumber ancaman juga terbagi 2 yaitu:

Sumber ancaman External :
1. Nature / Acts of God
2. H/W Suppliers
3. S/W Suppliers
4. Contractors
5. Other Resource Suppliers
6. Competitors
7. Debt and Equity Holders
8. Unions (strikes, sabotage,harassment)
9. Governmnets
10. Environmentalist
11. Criminals/hackers

Sumber ancaman Internal :
1.Management, contoh kesalahan dalam penyediaan sumber daya, perencanaan dan control yang tidak cukup.
2.Employee, contoh Errors, Theft (pencurian), Fraud (penipuan), sabotase, extortion (pemerasan), improper use of service (penggunaan layanan yg tidak sah)
3.Unreliable system, contoh Kesalahan H/W, kesalahan S/W, kesalahan fasilitas.

Sabtu, 27 November 2010

Tugas ASK WBS

Sebelum membuat implementasi WBS dalam game shooting,ada baiknya kita mengerti dulu apa itu WBS dan apa fungsinya. Menurut saya WBS (Work Breakdown Strructure) adalah metode dalam pengorganisasian sebuah proyek yang dijadikan struktur laporan secara hierarkis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail. Hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik.
Pada prinsipnya Work Breakdown Structure (WBS) adalah pemecahan atau pembagian pekerjaan ke dalam bagian yang lebih kecil (sub-kegiatan), alasan perlunya WBS adalah :
1. Pengembangan WBS di dalam game shooting dimaksudkan untuk membahas secara mendetail tentang pokok bahasan yang akan dibahas dalam Penulisan Ilmiah saya tentang game shooting ini.
2. WBS ini juga membantu kita dalam menentukan solusi yang kita ambil saat membuat game shooting dengan berbagai macam kondisi (agar lebih mudah sesuai kondisi yang terjadi saat itu)
ManfaatWork Breakdown Structure (WBS)
a. Mengurangi kompleksitas
b. Fasilitas penjadwalan dan pengendalian
c. Estimasi Biaya (Cost Estimation)
d. Penyusunan anggaran (Cost Budgeting)
e. Perencanaan manajemen Risiko
f. (Risk Management Planning)
g. Identifikasi aktivitas(Activity Definition)

CONTOH PENGIMPLEMENTASIAN DI PI SAYA “GAME SHOOTING”
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut:
1. Metode Pengumpulan Data : pengumpulan informasi melalui internet yang mencakup semua materi yang dibutuhkan
2. Metode Perancangan Game : Merancang aplikasi dengan cara membuat struktur navigasi, tampilan rancangan. dan pembuatan aplikasi pengenalan dengan Adobe Flash CS3
3. Tahap Implementasi menampilkan semua Fasilitas pada setiap tampilan game
Perangkat utama yang digunakan :
• Adobe flash cs 3
• Adobe Photoshop cs 3
• Flash Player Pro

Tampilan Game



Implementasi WBS dalam Game Shooting

Kamis, 11 November 2010

tugas softskill 2 (Agung Pratama Putra-17110161)

SOAL
1. Apa konsep kependudukan menurut generasi dan pengembangan berkelanjutan ?
2. Apa konsep masyarakat dan kebudayaan yang ada hubungannya antara individu, keluarga dan masyarakat ?

Jawab
1. KEPENDUDUKAN, GENERASI, DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Ilmu yang mempelajari masalah kependudukan adalah demografi.
Istilah ini pertama kali digunakan oleh Achille Guillard. Demografi sebagai suatu ilmu telah muncul sejak abad ke-17.
John Graunt seorang pedagang di London, yang melakukan analisis data kelahiran dan kematian, migrasi dan perkawinan dalam hubungannya dengan proses penduduk dianggap sebagai Bapak Demografi.
Jumlah penduduk dapat meningkat, stabil atau menurun. Indikator dari perubahan penduduk ini adalah tingkat kelahiran, kematian dan migrasi.
Komposisi penduduk merupakan suatu konsep yang mengacu pada susunan penduduk menurut kriteria tertentu, seperti jenis kelamin, usia, pekerjaan, suku bangsa, dan pendidikan.
Data mengenai struktur penduduk yang disajikan secara grafis disebut piramida penduduk (population pyramid).

Kebijaksanaan kependudukan berhubungan dengan keputusan pemerintah.
Dengan mempengaruhi kelahiran, kematian, dan persebaran penduduk, pemerintah memiliki strategi yang dianggap baik untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk.
Di luar kebijaksanaan persebaran penduduk atau migrasi, secara garis besar, kebijaksanaan kependudukan terbagi menjadi dua bagian, yaitu kebijaksanaan pronatal dan kebijaksanaan antinatal.
Karakteristik angkatan kerja tidak terlepas dari pengaruh ketiga variabel utama kependudukan (kelahiran, kematian, dan migrasi). Kehidupan sosial suatu negara dapat digambarkan jika kita mengetahui komposisi lapangan pekerjaan dari angkatan kerjanya.
Antara kekuatan-kekuatan ekonomi dan kekuatan-kekuatan demografi ada hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi.


GENERASI, REGENERASI, DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Generasi secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu masa di mana kelompok manusia pada masa tersebut mempunyai keunikan yang dapat memberi ciri pada dirinya dan pada perubahan sejarah atau zaman.
Menurut Notosusanto, pengertian generasi itu sendiri sebenarnya lebih berlaku untuk kelompok inti yang menjadi panutan masyarakat zamannya, yang dalam suatu situasi sosial dianggap sebagai pimpinan atau paling tidak penggaris pola zamannya (pattern setter).
Di Indonesia, dianggap telah ada empat generasi, yaitu generasi ‘20-an, generasi ’45, generasi ’66, dan generasi reformasi (’98).
Suatu generasi harus dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pada zamannya, melaksanakan pembangunan dengan sumber daya yang ada dan akan ada, serta menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan dari pembangunan dan sumber daya-sumber daya tersebut.
Untuk itu diperlukan adanya suatu sistem dan mekanisme pembangunan dalam keseluruhan yang melibatkan semua pihak, baik aparatur, peraturan, pengawas, maupun rakyatnya (grass-root).
Selain itu, diperlukan juga kajian-kajian sosial seperti ekonomi, kependudukan (demografi) dan ekologi untuk pendukungnya.
Cara pandang kita terhadap pengertian generasi, baik dari sisi terminologi maupun fakta dan persepsinya tidak dapat dilakukan dengan terlalu sederhana.
Dari generasi ke generasi selalu memunculkan permasalahan yang khusus dan pola penyelesaiannya akan khas pula tergantung faktor manusia dan kondisi yang ada pada zamannya.
Masing-masing generasi mencoba menjawab tantangan yang khas pada masanya dan seharusnyalah dipandang secara holistik (menyeluruh) untuk mempelajari dan mengkajinya.
Pemahaman tentang sejarah dan wawasan yang luas sangat mempengaruhi tantang penilaian dan persepsi terhadap keberadaan suatu generasi dan masyarakat secara keseluruhan.
Bila kita kaitkan antara generasi dengan pembangunan, maka keberadaan generasi tidak akan terlepas dari karakter dan ciri-ciri penduduk suatu bangsa beserta kondisinya.
Masalah penduduk yang meliputi jumlah, komposisi, persebaran, perubahan, pertumbuhan dan ciri-ciri penduduk berkaitan langsung dengan perhitungan-perhitungan pembangunan, baik konsep, tujuan maupun strategi pembangunan suatu bangsa.
Penduduk suatu bangsa dapat merupakan modal yang sangat penting bagi pembangunan (sumber daya), tetapi jika tidak dipelajari dan disesuaikan akan dapat menjadi faktor penghambat yang cukup penting pula.
Masing-masing negara mempunyai kebijakan regenerasi yang berbeda dalam menangani masalah penduduk dan dalam melakukan kaderisasi.
Pembangunan yang ideal ialah pembangunan yang harus disikapi dengan arif, cermat dan dengan konsep yang berkelanjutan (sustainable development), disesuaikan dengan kondisi dan karakter bangsa itu sendiri.

2. KONSEP INDIVIDU DAN KONSEP KELUARGA
Individu sebagai manusia perseorangan pada dasarnya dibentuk oleh tiga aspek yaitu aspek organis jasmaniah, psikis rohaniah, dan sosial. Dalam perkembangannya menjadi ‘manusia’, sebagaimana diistilahkan oleh Dick Hartoko, individu tersebut menjalani sejumlah bentuk sosialisasi. Sosialisasi inilah yang membantu individu mengembangkan ketiga aspeknya tersebut.
Salah satu bentuk sosialisasi adalah pola pengasuhan anak di dalam keluarga, mengingat salah satu fungsi keluarga adalah sebagai media transmisi atas nilai, norma dan simbol yang dianut masyarakat kepada anggotanya yang baru. Di masyarakat terdapat berbagai bentuk keluarga di mana dalam proses pengorganisasiannya mempunyai latar belakang maksud dan tujuannya sendiri. Pranata keluarga ini bukanlah merupakan fenomena yang tetap melainkan sebuah fenomena yang berubah, karena di dalam pranata keluarga ini terjadi sejumlah krisis. Krisis tersebut oleh sebagian kalangan dikhawatirkan akan meruntuhkan pranata keluarga ini. Akan tetapi bagi kalangan yang lain apa pun krisis yang terjadi, pranata keluarga ini akan tetap survive.



KONSEP MASYARAKAT DAN KONSEP KEBUDAYAAN
Masyarakat adalah sekumpulan individu yang mengadakan kesepakatan bersama untuk secara bersama-sama mengelola kehidupan. Terdapat berbagai alasan mengapa individu-individu tersebut mengadakan kesepakatan untuk membentuk kehidupan bersama. Alasan-alasan tersebut meliputi alasan biologis, psikologis, dan sosial. Pembentukan kehidupan bersama itu sendiri melalui beberapa tahapan yaitu interaksi, adaptasi, pengorganisasian tingkah laku, dan terbentuknya perasaan kelompok. Setelah melewati tahapan tersebut, maka terbentuklah apa yang dinamakan masyarakat yang bentuknya antara lain adalah masyarakat pemburu dan peramu, peternak, holtikultura, petani, dan industri. Di dalam tubuh masyarakat itu sendiri terdapat unsur-unsur persekutuan sosial, pengendalian sosial, media sosial, dan ukuran sosial. Pengendalian sosial di dalam masyarakat dilakukan melalui beberapa cara yang pada dasarnya bertujuan untuk mengontrol tingkah laku warga masyarakat agar tidak menyeleweng dari apa yang telah disepakati bersama. Walupun demikian, tidak berarti bahwa apa yang telah disepakati bersama tersebut tidak pernah berubah. Elemen-elemen di dalam tubuh masyarakat selalu berubah di mana cakupannya bisa bersifat mikro maupun makro.
Apa yang menjadi kesepakatan bersama warga masyarakat adalah kebudayaan, yang antara lain diartikan sebagai pola-pola kehidupan di dalam komunitas. Kebudayaan di sini dimengerti sebagai fenomena yang dapat diamati yang wujud kebudayaannya adalah sebagai suatu sistem sosial yang terdiri dari serangkaian tindakan yang berpola yang bertujuan untuk memenuhi keperluan hidup. Serangkaian tindakan berpola atau kebudayaan dimiliki individu melalui proses belajar yang terdiri dari proses internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi.
HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN
Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.
Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu, melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai gejala sosial dalam rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga. Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya. Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber. Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.
Thank’s to http://massofa.wordpress.com/2008/01/22/ilmu-sosial-dasar-bag-1/

Kamis, 21 Oktober 2010

Teknologi Nano Selesaikan Masalah dalam Bidang Pertanian

Akhir- akhir ini banyak kita lihat sawah- sawah yang kering dan hanya dibiarkan begitu saja. hal itu sudah sangat menunjukkan kualitas pertanian di negara ini semakin menurun. jika hal tersebut dibiarkan tidak menutup kemungkinan pertanian diIndonesia ini akan semakin mengalami kemunduran. melihat kualitas pertanian di Indonesia yang seperti ini, memang sangat dibutuhkan teknologi yang dapat membantu dan mempermudah pertanian. Teknologi itu nantinya diharapkan mampu menjadikan pertanian di Negara ini kem

bali pada kualitas yang baik dan dapat mengembangkan sumber daya manusia.

Dari pembahasan di atas saya memilih artikel tentang perkembangan teknologi nano dalam bidang pertanian. Karena teknologi nano saat ini tengah gencar didiskusikan dan dikembangkan. Badan Litbang pertanian juga telah melakukan beberapa penelitian dan sanggup menyekolahkan para peneliti yang berminat mendalami teknologi nano . Dari beberapa hal yang telah dilakukan oleh badan Litbang ini, kita dapat menyimpulkan bahwa teknologi nano sangat dipercaya untuk mendapatkan hasil pertanian yang memuaskan. Teknologi Nano awalnya hanya digunakan pada kosmetika, tetapi karena penelitian yang dilakukan oleh badan Litbang pertanian, teknologi ini juga dapat digunakan dalam bidang pertanian. Teknologi Nano dapat mengembangkan unsur hara dalam tanah yang berukuran nano dan dapat juga digunakan untuk pengendalian hama dan penykit tanaman. Teknologi yang bekerja pada dimensi 10 pangkat minus 9 ini dapat mengembangkan pertanian masa depan. Dan kenyataannya memang pada zaman sekarang ini diperlukan adanya teknologi yang mampu mengembangkan mutu pertanian di Indonesia agar mendapatkan hasil pertanian yang baik dan memuaskan. karena sumber kehidupan manusia juga bergantung pada kualitas pertanian.

Sebaiknya pemerintah lebih memperhatikan pertanian di Negara ini yang semakin memprihatinkan, karena saat ini sudah jelas terlihat pemerintah sangat acuh terhadap pertanian di Indonesia. Teknologi yang berkembangpun harus mendapat dukungan dari pemerintah agar teknologi bisa dimanfaatkan secara optimal. karena pertanian sangat bergantung pada perkembangan teknologi, jadi pemerintah wajib memperhatikan perkembangan teknologi juga agar kualitas pertanian di negara ini bias lebih baik dan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Sabtu, 10 April 2010

Tugas Jarkom (Teleconference)

Secara harfiah diartikan konferensi atau rapat jarak jauh, artinya pertemuan jarak jauh antara beberapa orang yang fisiknya berada pada lokasi yang berbeda secara geografis. Diskusi bisa dilakukan secara realtime dan interaktifdengan dukungan infrastruktur jaringan serta perangkat multimedia.

Teleconference adalah pertemuan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dilakukan melewati telephone atau koneksi jaringan. Pertemuan tersebut dapat hanya menggunakan suara (audio conference) atau menggunakan video (video conference) yang memungkinkan peserta konferensi saling melihat.

Dalam konferensi juga dimungkinkan menggunakan whiteboard yang sama dan setiap peserta mempunyai kontrol terhadapnya, juga berbagi aplikasi. Produk yang mendukung teleconference pertama melalui Internet adalah NetMeeting yang dikeluarkan oleh Microsoft.

Di Indonesia sendiri TELKOM telah menyediakan layanan TELKOM Teleconference. TELKOM Teleconference merupakan Layanan teleconference melalui telepon baik fixed maupun mobile (Audio Conference) yang mempunyai kemampuan untuk melayani percakapan sampai 30 pemanggil dalam satu konferensi. Jumlah peserta dapat diatur sesuai dengan keinginan penyelenggara konferensi. Sistim audio-conference dilengkapi dengan PIN (Personal Identification Number) sehingga menjamin kerahasiaan suatu konferensi dari pemanggil yang tidak diundang.

Jumat, 19 Februari 2010

Apa sih tahun cahaya itu?

Tahun cahaya adalah cara mengukur jarak. Sebenarnya devinisi ini aneh karena tahun cahaya memuat kata tahun yang biasanya digunakan untuk sataun waktu. Walaupun begitu, tahun cahaya digunakan untuk mengukur jarak.

Kita biasanya menggunakan ukuran inchi/kaki/mil/atau centimeter/meter/kilometer untuk mengukur jarak. Hali itu tergantung dimanakita bertempat tinggal. Kita tahu panjang satu meter, satu kilometer, satu mil, atau satu inchi, karena kita sudah terbiasa dan sering menggunakannya. Hal ini menarik karena menambah pengetahuan manusia tentang jarak.


Karena para astronom menggunakan teleskop untuk melihat bintang-bintang, persoalan menjadi lain karena jaraknya sangat jauh. Sebagai contoh bintang trdekat dari bumi (selain matahari kita) kira-kira 24.000.000.000.000mil atau 39.000.000.000.000 km. Bintang ini adalah bintang yang terdekat. Bebearpa bintang yanglain bermiliyar-miliyar kali lebih jauh. Ketika kita mulai berbicara tentang jarak yang jauh,mil atau kilometer bukanmerupakan satuan jarak yang praktis untuk digunakan karena angka-angkanya sangat besar. Tidak seorangpun ingin menulis atu berbicara tentang angka-angka yang terdiri atas 20 angka.
Jadi, untuk mengukur jarak yang sangat jauh, orang menggunakan kesatuan yang disebut tahun cahaya. Cahaya melaju pada kecepatan 186.000 mil per detik atau 300.000 km per detik. Untuk itu satu detik cahaya sama dengan 186.000 mil atau 300.000 km. Tahun cahaya adalah jarak yang di tempuh cahaya dalam satu tahun atau :

300.000 km/deik X 60 detik/menit X 60menit/jam X 24 jam/hari X 365 hari/tahun = 9.460.800.000.000 km/tahun.

Satu tahun cahay sama dengan 9.460.800.000.000 km atau 5.865.696.000.000. Jarak yang sangat jauh ! Menggunakan satu tahun cahaya sebagai pengukur jarak memiliki keuntungan yang lain, yaitu membantu menentukanusia. Misalnya, satu bintang jaraknya 1 juta tahun cahaya, berarti cahaya dari bintang telah berjalan dengan kecepatan cahaya untuk mencapai kita. Untuk itu, cahaya bintang membutuhkan satu juta tahun untuk sampai ke sini, dan cahaya yang kita lihat adalah cahaya yang diciptakan bintang satu juta tahun yang lalu. Jadi, bintang yang kita lihat pada saat ini adalah bentuk bintang 1 juta tahun yang lalu, bukan bentuk bintang pada saat ini. Denag cara yang sama,kira-kira matahari 8 menit cahaya jauhnya. Jika matahari tiba-tiba meledak pada saat ini, kita tidak akan mengetahuinya selama 8 menit karena itu adalah waktu yang diperlukan sinar ledakan untik sampai di sini.

Nanodetik cahay adalah jarak yang ditempuh cahaya selama sepermiliyar detik, yaitu kira-kira 30 centimeter. Radar menggunakan cara ini untukmengukur seberapa jauh suatu benda seperti pesawat. Antene radar mengirimkan getaran radio pendek, kemudian menmunggu gema pesawat tersebut atau objek yang lain. Sementara menunggu, radar menghitung jumlah nanodetik yang lewat. Gelombang radio berjalan pada kecepatan cahaya. Jadi, jumlah nanodetik yang di bagi 2 memberitahukan unit radar seberapa jauh jarak suatu objek.

Sistem Informasi Manajemen

SIM bukan merupakan hal baru. Ruang lingkup SIM sebenarnya tertuang pada tiga kata pembentuknya, yaitu “sistem”, “informasi”, dan “manajemen”.
Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan. Di dalam perusahaan, yang dimaksud elemen dari sistem adalah departemen-departemen internal, seperti persediaan barang mentah, produksi, persediaan barang jadi, promosi, penjualan, keuangan, personalia; serta pihak eksternal seperti supplier dan konsumen yang saling terkait satu sama lain dan membentuk satu kesatuan usaha.


Informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan yang dibutuhkan oleh orang untu menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada. Informasi bagi setiap elemen akan berbeda satu sama lain sesuai dengan kebutuhannya masing-masing

Manajemen terdiri dari proses atau kegiatan yang dilakukan oleh pengelola perusahaan seperti merencanakan (menetapkan strategi, tujuan dan arah tindakan), mengorganisasikan, memprakarsai, mengkoordinir dan mengendalikan operasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.


Dari ruang lingkup di atas, beberapa ahli telah memberikan rumusan tentang sistem informasi manajemen, antara lain :

  1. SIM adalah pengembagan dan penggunaan sistem-sistem informasi yang efektif dalam organisasi-organisasi (Kroenke, David, 1989)
  2. SIM didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan output dari simulasi matematika. Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf lainnya pada saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah (Mc. Leod, 1995)
  3. SIM merupakan metode formal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian (Stoner, 1996)


Dari definisi-definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa SIM adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen dalam suatu organisasi.



Kamis, 18 Februari 2010

Sistem

PENGERTIAN SISTEM 1. DEFINISI SISTEM
Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.
Contoh :

q Sistem Komputer terdiri dari

Software

Hardware

Brainware

q Sistem Akuntansi

2. KARAKTERISTIK SISTEM

Suatu sistem mempunyai beberapa karakteristik yaitu :

q Komponen / elemen (component)

q Batas sistem (boundary)

q Lingkungan luar sistem (environment)

q Penghubung (interface)

q Masukan (input)

q Pengolah (process)

q Keluaran (output)

q Sasaran (objective) atau tujuan (goal)

q Komponen / elemen (component)

Suatu sistem terdiri dari komponen yang saling berinteraksi , artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen - komponen dari suatu sistem biasanya dikenal dengan subsistem.

Subsistem ini mempunyai sifat-sifat dari sistem itu sendiri dalam menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.

Suatu sistem juga mempunyai sistem yang lebih besar yang dikenal dengan Suprasistem.

Contoh :

Jika suatu perusahaan dipandang sebagai suatu sistem , maka industri akan dipandang sebagai Suprasistem.

q Batas Sistem (boundary)

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang satu dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Dengan adanya batas sistem ini maka sistem dapat membentuk suatu kesatuan, karena dengan batas sistem ini fungsi dan tugas dari subsistem yang satu dengan lainnya berbeda tetapi tetap saling berinteraksi. Dengan kata lain batas sistem ini merupakan ruang lingkup atau scope dari sistem / subsistem itu sendiri.

Contoh :

Sistem Keuangan - Sistem Akuntansi

- Kasir

- Administrasi Keuangan

- Personalia


q Lingkungan Luar Sistem (Environment)

Segala sesuatu diluar dari batas sistem yg mempengaruhi operasi dari suatu sistem disebut Lingkungan luar sistem (environment). Lingkungan luar sistem ini dapat bersifat menguntungkan atau merugikan.

Lingkungan luar yang bersifat menguntungkan harus dipelihara dan dijaga agar tidak hilang pengaruhnya , sedangkan lingkungan yang bersifat merugikan harus dimusnahkan dan dikendalikan agar tidak mengganggu operasi dari sistem.

q Penghubung Sistem (Interface)

Penghubung Sistem merupakan suatu media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya untuk membentuk satu kesatuan, sehingga sumber-sumber daya mengalir dari subsistem yang satu ke subsistem lainnya. Dengan kata lain melalui penghubung ini output dari suatu subsistem akan menjadi input sari subsistem lainnya.

q Masukan (Input)

Energi yang dimasukkan ke dalam suatu sistem disebut INPUT. Masukan ini dapat berupa : - Masukan Perawatan (Maintenance Input)

Yaitu energi yang dimasukkan supaya sistem itu dapat beroperasi.

Contoh : Program untuk mengoperasikan komputer.

- Masukan Sinyal (signal input)

Yaitu energi yang diproses untuk diperolehnya suatu keluaran.

Contoh : Data

q Pengolah (Process)

Suatu sistem mempunyai bagian pengolah yang akan mengubah input menjadi output.

Contoh : - CPU pada komputer

- Bagian produksi yang mengubah bahan baku menjadi barang jadi.

- Bagian akuntansi yang mengolah data transaksi menjadi laporan - laporan Keuangan.

q Keluaran (Output)

Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah. Keluaran ini dapat diklasifikasikan sebagai :

- Keluaran yang berguna

Contoh : Informasi yang dikeluarkan oleh komputer

- Keluaran yang tidak berguna yang dikenal sebagai sisa pembuangan

Contoh : panas yang dikeluarkan oleh komputer.

q Sasaran sistem (Objective) dan Tujuan sistem (Goal)

Setiap sistem pasti mempunyai tujuan ataupun sasaran yang mempengaruhi input yang dibutuhkan dan output yang akan dihasilkan. Dengan kata lain, suatu sistem akan dikatakan berhasil kalau pengoperasian sistem itu mengenai sasaran atau tujuannya.



KARAKTERISTIK SISTEM INI DAPAT DILIHAT PADA GAMBAR 1


Gambar 1. Karakteristik Suatu Sistem


3. KLASIFIKASI SISTEM

Suatu sistem dapat diklasifikasikan sebagai:

q Sistem ABSTRAK (Abstract system )

Sistem ini merupakan sistem yang tidak tampak secara fisik, karena hanya berupa pemikiran atau ide-ide.

Contoh : Sistem Teologia yang merupakan suatu sistem yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan manusia.

q Sistem FISIK (Physical system)

Sistem fisik merupakan sistem yang tampak secara fisik sehingga setiap mahluk dapat melihatnya.

Contoh : Sistem Komputer

Sistem Akuntansi

Sistem Produksi

q Sistem ALAMIAH (Natural system)

Sistem alamiah ini adalah sistem yang terjadi dari proses - proses alam dalam arti tidak dibuat oleh manusia.

Contoh : Sistem Geologi : sungai, pegunungan

Sistem Solar : galaxy, tata surya

q Sistem buatan manusia (Human made system)

Sistem ini merupakan sistem yg dirancang & didisain oleh manusia.

Contoh : Sistem Informasi - manusia - komputer

Man - machine system / human-machine system

Interaksi antara manusia dan mesin


q Sistem Deterministik (Deterministic System )

Sistem yg beroperasi dengan tingkah laku yg dapat diramalkan disebut sistem

deterministik . Interaksi antar tiap-tiap bagian dapat dideteksi, sehingga outputnya juga dapat diramalkan.

Contoh : Sistem Komputer

q Sistem Tak Tentu (Probabilistic System )

Sistem ini adalah sistem dimana kondisi masa depannya tak dapat diramalkan karena mengandung probabilitas.

Contoh : Sistem Manusia

q Sistem Tertutup (closed system)

Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh

lingkungan luarnya. Sebenarnya didunia ini tidak ada sistem yg benar-benar tertutup.

Yang ada hanyalah sistem yang secara relatif tertutup (relatively closed system )

q Sistem Terbuka (open system)

Sistem ini kebalikan dari sistem tertutup, karena sistem terbuka adalah sistem yg berhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungannya. Oleh sebab itu sistem ini harus

mempunyai suatu sistem pengendalian (control system) yang baik, agar yg masuk

hanya pengaruh - pengaruh yang baik saja.

Contoh : sistem kebudayaan Indonesia

Senin, 16 November 2009

THE BALANCE SHEET

Financial statements are the final product of the accounting process. They provide information on the financial condition of a company. The balance sheet, one type of financial statement, provides a summary of what a company owns and what it owes on one particular day.
Assets represent everything of value that is owned by a business, such as property, equipment, and accounts receivable. On the other hand, liabilities are the debts that a company owes-for example, to suppliers and banks. If liabilities are subtracted from assets (assets-liabilities) the amount remaining is the owners share of a business. This is known as owners’ or stockholders equity.
One key to understanding the accounting transactions of a business is to understand the relationship of its assets, liabilities, and owners’ equity. This is often represented by the fundamental accounting equation: assets equal liabilities plus owners’ equity.
ASSETS = LIABILITIES + OWNERS’ EQUITY
These three factors are expressed in monetary terms and therefore are limited to items that can be given a monetary value. The accounting equation always remains in balance; in other words, one side must equal the other.
The balance sheet expands the accounting equation by providing more informa- tion about the assets, liabilities, and owners’ equity of a company at a specific time (for example, on December 31, 1993). It is made up of two parts. The first part lists the company assets, andmthe second part details liabilities and owners’ equity. Assets are divided into current and fixed assets. Cash, accounts receivable and inventories are all current assets. Property, buildings, and equipment make up the fixed assets of a company. The liabilities section of the balance sheet is often divided into current liabilities
(such as bonds and long-term notes).
The balance sheet provides a financial picture of a company on a particular date, and for this reason it is useful in two important areas. Internally, the balance sheet provides managers with financial information for company decisionmaking. Externally, it gives potential investors data for evaluating the company’s financial position.



Comprehension

A.Answer the following questions about the balance sheet. Questions with asterisks (*) cannot be answered directly from the text.
1.What is the final product of the accounting process?
2.What is a balance sheet?
3.Does the balance sheet provide financial information for a long period of time (for example, January to June 1993) or does it provide information for a specific point in time (for example, on June 30, 1993)?
4.What is the difference between assets and liabilities?
5.How is owners’ or stockholders’ equity determined?
6.How can the relationship between assets, liabilities, and owners’ equity be repre- sented?
7.Does the accounting equation always remain in balance? *Why or why not?
8.How can business use a balance sheet? *As a manager, how would you find a balance sheet useful?

Answer:
1.The final product of the accounting process is the balance sheet.
2.A balance sheet is a final statement that provides a summary of what a company owns and what it owes on one particular day.
3.It provides information for a specific point in time, for example, on Jun 30, 1993.
4.Assets represent everything of value that is owned by a business, liabilities are the debts that is a company owes.
5.Owners’ or stockholders’ equity is determined by subtracting liabilities from assets.
6.It can be represented by the fundamental accounting equation assets equal liabilities plus owners’ equity.
7.Yes, it does. Because one side must equal the other. If not, it must be wrong with the recording.
8. A balance is useful for a business, because it provides a financial picture of a compa- ny on a particular day. It provides managers with financilal information for company decision making.

B.Complete the balance sheet by writing in the correct terms from the list bellow.
assets current liabilities long-term liabilities
liabilities fixed assets current assets
stockholders’ equity



Vocabulary Exercises

A. Write down any term that you did understand in the reading. Find each term in the reading, look at its context, and try to figure out the meaning. Discuss these terms with your classmates.

B. Look at the terms in the left-hand column and find the correct synonyms or definition in the right-hand column. Copy the corresponding letters in the blanks.
1. G property (line 6) a. assets equal liabilities plus owners’ equity
2. D equal (line 12) b. provide information item by item
3. F condition (line 2) c. indicate by words or symbols
4. B detail (line 21) d. have the same value as
5. A accounting equation (line 12) e. a series of transactions, changes, or functi-ons that bring about a particular result
6. H monetary (line 15) f. the existing circumstance
7. E process (line 1) g. anything owned by a person
8. C express (line 15) h. of or pertaining to money

C. Discuss the following questions with a partner. In giving your answers, try to use the italicized terms.
1.What is the difference between accounts receivable and accounts payable?
2.Why are accounts receivable and cash considered current assets while property and equipment are considered fixed assets? What do you think the difference between current and fixed assets?
3.The owners’ equity in a company equals assets minus liabilities. What is meant by owners’ (or stockholders’) equity?
4.If you were a manager, how would you use the balance sheet to evaluate you company’s financial condition?
5.What do you consider your personal assets? Do you have any liabilities? What are they?

Answer:
1.Accounts receivable is assets and accounts payable is liabilities.
2.Because they are easly changed into money.
3.Nett owning.
4.The manager know were the company is financial healthy.
5.Mobile.


Text Analysis

Look at the reading to answer these questions.
1.What does each of the following refer to?
LINES WORDS REFERENTS
1 they financial statement
9 this the owners’ share if a business
11 this the relationship of its assets
15 these three factors assets, liabilities and owners’ equity
2.In line 6, what are property, equipment, and accounts receivable examples of?
Assets
3.In line 7, what do suppliers and banks refer to?
To whom the company has depts..
4.In lines 5-7. two different phrases are used to incorporate example in the reading. What are these phrases?
a. Assets
b. Liabilities
5.Another method of clarification by example is the use of mathematical representations. From the reading, copy examples that use mathematical symbols.
a. The fundamental accounting equation.
b. Assets equal to liabilities plus owners’ equity.
6.In lines 28-31, two uses of the balance sheet are given. What are the key words that show each of these uses is in a different area? What uses does each word introduce?
KEYWORDS USES


Classification

Categories of the balance sheet can be classified to show the relationship between them. Fill in the following blanks based on the information provided in the reading and in Figure 1 (page 79).

Class: Assets Class: Liabilities
Members: Current assets Members: Current liabilities
Fixed assets Long-term liabilities

Class: Current assets Class: Current liabilities
Members: Cash Members: Accounts payable
Accounts receivable Income taxes payable
Inventories

Class: Fixed assets Class: Long-term liabilities
Members: Property Members: Bonds
Buildings Long-term notes
Equipment


Application
Using the information in the reading, answer the following questions. Give reasons to support your answers.

1.Which of the following is not a fixed assets: office equipment, machinery, marketable securities, land, and buildings? Why?
Marketable securities. Because its easy to change into money.
2.Are the following liabilities current or long-term: bank loans payable, accounts payable, mortgage bonds payable, taxes payable, and long-term notes payable? List each under the correct heading.

CURRENT LIABILITIES LONG-TERM LIABILITIES
Accounts payable Bank loans payable
Taxes payable Mortgage bonds payable
Notes payable